Banyak asumsi yang menyatakan bahwa pagi hari adalah salah satu dari sekian banyak waktu yang produktif untuk melakukan berbagai aktifitas. Selain itu, pagi hari identik dengan suasana hati dan pikiran yang segar. Dalam memanfaatkan kesempatan yang bagus tersebut, ajaran agama islam memberikan tuntunan kepada umatnya untuk berdo’a dengan sebaik–baiknya. Termasuk dalam mengamalkan do’a bangun tidur sebagai langkah untuk memulai aktivitas sehari-hari.
Hadits keutamaan Do’a Bangun Tidur
Dari Hudzaifah ra., dan Abu Dzar ra., ia berkata: Apabila Rasulullah SAW hendak tidur, beliau membaca: Bismika allahumma ahyaa wa amuut ( Dengan Nama-Mu Yaa Alloh aku hidup dan aku mati ) dan apabila bangun beliau membaca: Alhamdulillaahilladzii ahyanaa ba’da MAA amatanaa wailihin nusyuur ( segala puji bagi Alloh yang menghidupkan kami kembali setelah mematikan kami, dan hanya kepada-NYA kamu kembali).” (HR Bukhari)
Penjelasan Hadits
Hadits tersebut menjelaskan bahwa kita diperintahkan untuk memohon kepada Alloh SWT agar senantiasa diberi kesempatan beribadah untuk bekal di alam berikutnya yaitu alam akhirat. Selain itu, kita pun diperintahkan untuk senantiasa berterima kasih kepada Alloh SWT segala kenikmatan yang salah satunya adalah kesempatan bangun dari tidur. Selain wujud syukur atau berterima kasih kepada sang pencipta Alloh SWT, Do’a bangun tidur pun mempunyai beberapa keutamaan. Berikut ini adalah penjelasannya:
Wujud Memohon Perlindungan
Do’a bangun tidur menjadi salah satu washilah atau jalan untuk meminta perlindungan dan pertolongan kepada Alloh SWT dari segala bentuk bahaya dan kejahatan yang mungkin menimpa di sepanjang hari.
Niat yang Baik dalam Mengawali Hari
Mengamalkan doa tersebut pun dapat dikatakan sebagai langkah awal dalam menjalankan aktifitas sepanjang hari. Ya, semua orang pasti menginginkan hari–hari yang dilaluinya berjalan dengan lancar, penuh keberkahan dan sesuai dengan harapan.
Meningkatkan Ketaqwaan
Dengan senantiasa mengingat Alloh SWT di awal hari maka disadari atau tidak hal tesebut merupakan salah satu cara menjauhi perbuatan maksiat dan berpotensi dosa.
Bentuk Nyata Rendah Hati kepada Alloh SWT
Membaca do’a bangun tidur menunjukkan bahwa pada hakikatnya kita adalah hamba yang diliputi kelemahan dan keterbatasan. Kita menyadari bahwa segala keberhasilan yang diraih dalam hidup ini bukan karena kita hebat, namun ada Alloh SWT yang memampukan.
Menjadi perisai diri dari gangguan makhluk ghaib
Dalam beberapa riwayat para ulama shalafus shalih dijelaskan bahwa terdapat makhluk tak kasat mata yakni jin dan setan yang mempunyai watak berbeda. Membaca do’a bangun tidur menjadi perlindungan dari gangguan makhluk jin dan setan yang mempunyai watak buruk dan jahat terhadap kita sebagai manusia
Do’a bangun tidur dapat dibaca dengan posisi duduk atau berdiri (disesuaikan dengan kondisi fisik setelah bangun tidur). Jika ingin mendapatkan pahala shunnah, maka bisa mengambil arah kiblat pada saat membacanya. Terkait pelafalan, lebih utama ketika didahului dengan membaca kalimat Basmallah diakhiri dengan kalimat Hamdalah. Selain itu, berdo’alah dengan fokus dan tulus.
Kesimpulan
Ada pepatah bijak yang berbunyi “ Jika skenarionya tidak selalu mudah, semoga diberi kemampuan untuk memerankan skenarionya.” Do’a setelah bangun tidur hadir sebagai langkah pertama dalam merayu sang sutradara yakni Allah SWT agar senantiasa memberi kemampuan dan kekuatan kepada kita sebagai aktor yang menjalankan peran kehidupan di alam dunia ini.






