Tak terasa, bulan ramadhan ini telah memasuki penghujung. Di berbagai lembaga terdapat agenda yang menjadi momen pelengkap di akhir bulan ramadhan ini. Ya, beberapa di antaranya yakni Berbuka puasa bersama dan Penutupan Pesantren kilat yang tentunya telah dilaksanakan sejak awal bulan ramadhan. Di Pondok Yatim & Dhuafa Ar–Raudhoh, momen–momen tersebut menjadi agenda dalam memeriahkan bulan ramadhan tahun ini. Kegiatan Buka Bersama Sanlat Ramadhan dilaksanakan di pondok yatim & dhuafa Ar-Raudhoh Cicalengka. Diikuti oleh para santri peserta pesantren kilat ramadhan 1447 H. Berikut runtutan kegiatannya.
Rangkaian Acara Buka Bersama Sanlat
Diawali dengan penampilan–penampilan dari para santri. Adapun penampilan–penampilannya yaitu aneka nadzom, hafalan surat–surat Al Qur’an, do’a–do’a harian dan lain–lain. Dilanjutkan dengan pembagian hadiah lomba–lomba seperti lomba tahfidz Al qur’an dan lomba menghias parsel. Setelah selesai kegiatan dilanjutkan dengan prakata dari para pengajar sekaligus menutup kegiatan pesantren kilat Ramadhan tahun ini.
Setelah rangkaian acara penutupan pesantren kilat ramadhan selesai, berikutnya yaitu kegiatan berbuka puasa bersama. Para santri ikut serta menyiapkan menu berbuka puasa seperti makanan untuk takjil dan menu utama. Saat adzan magrib berkumandang, semua yang terlibat berdo’a bersama dan menu takjil lalu mendirikan sholat magrib berjama’ah. Kegiatan dilanjutkan dengan menikmati menu utama dengan tertib dan semua yang terlibat membersihkan dan merapikan tempat dan peralatan lainnya yang dipakai selama kegiatan. Diakhir kegiatan, terdapat penyaluran santunan untuk teman–teman tamu undangan yang berhak menerimanya.
Tujuan Pelaksanaan Kegiatan
Nah, setelah menyimak penjelasan rangkaian kegiatannya berikut ini adalah tujuan–tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut:
- Menutup rangkaian kegiatan pembelajaran. Hal ini dilakukan agar santri mendapatkan pengalaman selama melaksanakan kegiatan sanlat ramadhan.
- Mempererat shilaturahim antar santri, momen ini identik dengan suasana bersama terutama pada saat berbuka puasa. Biasanya hal sederhana terasa istimewa seperti menyantap hidangan terasa lebih nikmat. Serta muncul paras ceria dari raut wajah yang dipancarkan oleh para santri.
Adab & Etika Kegiatan
Pada saat berbuka puasa, walaupun nuansanya berasa di antara orang banyak namun adab etika yang baik harus tetap diprioritaskan. Berikut ini adalah penjelasannya:
- Berpenampilan sopan, hal ini identik dengan pakaian yang digunakan. Berpakaianlah sesuai tuntunan ajaran agama islam agar memberikan kesan nyaman bagi diri sendiri yang mengenakan dan memberi kenyamanan dalam pandangan orang lain.
- Datang berkumpul tepat waktu dan duduk tertib. Hal ini dilakukan agar mengefisienkan waktu pada saat acaranya dan tidak mengganggu kondusifnya acara.
- Menjaga adab makan, mencuci tangan terlebih dahulu, tidak berebut makanan, mengambil makanan dari yang posisinya terdekat dan menikmati makanan sesuai porsinya masing–masing (jika disajikan secara per individu).
- Menjaga kebersihan dan kerapian. Beberapa tindakannya yaitu menjaga makanan agar tidak jatuh ke lantai, membersihkan makanan serta tidak membuang sampah sembarangan.
- Membaca do’a setelah selesai makan. Hal ini sebagai wujud rasa syukur kepada Alloh SWT yang telah melimpahkan berbagai kenikmatan dan wujud terima kasih kepada semua orang yang terlibat dan berpartisipasi dalam penyelenggaraan acara ini.
Penutup
Bulan ramadhan memiliki keistimewaan yang sangat dinantikan oleh semua orang. Ritual ibadah, suasana syahdunya dan hal lain yang berkaitan dengannya menjadi pelengkap kehadirannya. Melalui amal–amal yang disarankan kepada kita semoga menjadi bekal untuk mendatangkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat nanti. Berbagai momen yang terdapat di dalamnya serta menjadi budaya terutama bagi umat muslim semoga menjadi cerita yang penuh makna dan menjaga tali persaudaraan.






