Setiap ilmu pengetahuan memiliki metode maupun program dalam memperolehnya. Pondok Yatim & Dhuafa Ar Raudhoh mempunyai sebagai salah satu program yang bertujuan untuk meraih kesempurnaan dalam memperoleh kebermanfaatan ilmu agama. Program ini kajian kitab Ta’limul Muta’alim. Adapun pesertanya yakni seluruh santri Pondok Yatim & Dhuafa Ar Raudhoh. Waktu pelaksanaannya yaitu setiap selesai istighotsah shubuh pada hari senin, selasa, dan kamis. Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai “Akhlak bagi Santri”.
Penjelasan Kitab Ta’limul Muta’alim
Kitab Ta’limul Muta’alim membahas seputar etika dan metode dalam kebermanfaatan ilmu khususnya ilmu pengetahuan agama. Kitab ini ditulis oleh ulama fikih bernama Syeikh Burhanuddin Al Zarnuji atau lebih populer dengan sebutan Burhanul Islam. Ia hidup sekitar abad ke–13 Masehi. Alasan terkuat beliau menulis kitab ini yaitu menganalisis para pelajar menekuni bidang keilmuan terutama ilmu agama namun tidak belum optimal dalam memperoleh kebermanfaatan dan keberkahan ilmu tersebut. Adapun pokok bahasan yang terdapat dalam kitab ini yaitu :
- Penjelasan tentang hakikat, hukum mencari dan keutamaan ilmu.
- Penjelasan tentang niat dalam mencari ilmu.
- Penjelasan tentang cara memilih ilmu, guru, teman dan pentingnya ketekunan.
- Penjelasan tentang cara menghormati ilmu dan guru.
- Penjelasan tentang kesungguhan, keistiqamahan dan cita–cita mulia.
- Penjelasan tentang ukuran dan urutan dalam belajar.
- Penjelasan tentang tawakal atau berserah diri kepada Alloh SWT dalam proses mencari ilmu.
- Penjelasan tentang waktu – waktu yang efektif untuk belajar.
- Penjelasan tentang sikap saling mengasihi dan menasihati sesama teman.
- Penjelasan tentang pentingnya menambah wawasan yang luas.
- Penjelasan tentang sikap wara’ atau berhati–hati terhadap perkara yang haram dan syubhat ( belum pasti kehalalannya).
- Penjelasan tentang hal–hal yang dapat menguatkan dan melemahkan hafalan.
- Penjelasan tentang hal–hal yang dapat memperpanjang dan mengurangi umur, mempermudah rezeki.
Pembelajaran Kitab Ta’limul Muta’alim tentang Akhlak bagi Santri
Berikut ini adalah alur program pembelajaran kitab ta’limul muta’alim di Pondok Yatim & Dhuafa Ar Raudhoh:
Berdo’a dan Pengenalan kitab
Kitab ta’limul muta’alim dikenalkan oleh pengajar agar memiliki gambaran mengenai kitab ta’limul muta’alim. Kitab ini bukan sekedar materi yang perlu dikaji, akan tetapi berfungsi sebagai pedoman dasar bagi para santri dalam mencari ilmu terutama ilmu pengetahuan agama.
Memberi Harakat dan Terjemahan Lafaz–lafaznya
Hal ini dilakukan karena idealnya kitab yang dipakai yakni kitab versi non harakat dan non terjemahan agar santri belajar memberi harakat pada lafaz–lafaz yang gundul dan manabung kosakata bahasa arab ( diraih setelah proses menulis terjemahannya yang dibimbing oleh pengajar).
Membaca Lafaz
Pembacaan lafaz yang telah diberi harakat dan terjemahannya bertujuan untuk mengukur kesungguhan para santri dalam mengkaji kitab ini. Biasanya dibaca secara bersama lalu dibaca secara bergantian.
Penjelasan Materi oleh Pengajar
Materi yang diberi harakat dan terjemahannya pada saat berlangsung dijelaskan makna dan bukti konkret dalam kehidupan agar membantu memudahkan para santri dalam memahaminya.
Tanya Jawab dan Diskusi
Para santri diberi kesempatan untuk bertanya atau menyampaikan gagasannya terkait materi yang dipelajari. Agar suasana belajar lebih hidup, pertanyaan yang diajukan dilontarkan terlebih dahulu kepada para santri (untuk dijawab) sebelum dijawab dan disimpulkan oleh pengajar.
Pemberian Motivasi agar Dipraktikkan dalam Kehidupan
Materi–materi yang disajikan kitab ta’limul muta’alim bertujuan untuk memperkuat dan memberi pedoman bagi para santri dalam proses mencari ilmu sehingga belum dikatakan sempurna jika materi yang dikaji belum dipraktikkan sama sekali.
Berdo’a Setelah Selesai Kajian
Hal ini sebagai upaya merayu dan meminta kepada Alloh SWT agar senantiasa diberi kemudahan dalam segala urusan terutama dalam mengkaji kitab ini.
Evaluasi
Metodenya berupa membaca kitab ta’limul muta’alim (kondisi kitab tanpa harakat dan terjemahan), mengisi soal isian dan tes lisan berupa soal tes pemahaman tentang penjelasan materi – materi yang telah dikaji.






