Our Blog

Ar-Raudhoh-Mati-Syahid

Mati Syahid: Macam-macam Syahid dalam Kitab Riyadhus Shalihin

Hampir semua umat muslim ingin mengakhiri kehidupannya dalam keadaan yang baik. Berbagai strategi dilakukan untuk meraihnya. Tentunya, hal ini tak luput dari keteguhan dan kekuatan iman yang luar biasa. Mengapa demikian? karena memiliki berbagai tantangan yang membutuhkan keberanian dan keikhlasan. Tahukah Anda apa nama kondisi tersebut? Ya, betul sekali untuk anda yang menjawab wafat dalam keadaan memperjuangkan dan membela agama islam. Umat muslim biasa mengenal dengan istilah mati syahid.

Hadits tentang Macam–macam Mati Syahid

Dari Abu Hurairah ra., ia berkata : Rasulullah SAW bertanya: “Siapakah yang kalian anggap mati syahid di kalangan kalian?” Para sahabat menyahut: “Wahai Rasulullah, orang–orang yang terbunuh dalam peperangan Sabilillah itulah orang yang mati syahid.” Beliau bersabda: “ Kalau begitu hanya sedikit orang–orang yang mati syahid dari ummatku. Para sahabat bertanya: “Lalu siapa wahai Rasulullah?” Beliau bersabda: “Orang–orang yang terbunuh dalam perang Sabilillah adalah syahid, orang yang mati karena wabah penyakit adalah syahid, orang yang mati karena sakit perut adalah syahid, dan orang yang mati tenggelam pun adalah syahid.”

Penjelasan Hadits

Para sahabat awalnya mengira bahwa yang tergolong mati syahid hanya orang–orang yang gugur atau wafat dalam peperangan.Kemudian, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa yang tergolong mati syahid tidak hanya orang–orang yang gugur atau wafat dalam peperangan, akan tetapi ada kategori yang lainnya. Kategori tersebut yakni:

Wafat Fii Sabilillah

Jika dilihat dalam zaman kehidupan saat ini, konteksnya dapat berupa wafat pada saat mencari ilmu, menyampaikan dakwah dan lain–lain. Wafatnya seseorang ketika sedang berjuang menyampaikan ilmu dan dakwah dijalan Allah.

Wafat Karena Wabah (Tha’un)

Wabah yang dimaksud dapat berupa wabah yang melanda tempat seseorang tersebut terkena wabahnya menyebar seperti wabah yang disebabkan oleh virus. Salah satu contohnya ialah ketika terjadi wabah virus corona yang terjadi beberapa tahun ke belakang.

Wafat Karena Sakit Perut

Penyakitnya bisa mencakup penyakit sistem pencernaan seperti kanker usus, diare yang cukup parah, dan sebagainya. Penderita yang wafat bisa dikategorikan sebagai mati syahid.

Wafat Karena Tenggelam

Tempat tenggelamnya meliputi laut, danau sungai dan lain–lain, tempat seseorang tersebut mengalami kecelakaan yang tidak disengaja maupun didzolimi oleh orang lain.

    Hadits ini menjelaskan betapa Allah SWT maha penyayang sehingga memberi kesempatan agar seseorang meraih kemuliaan dalam akhir hidupnya. Hal ini tentunya berlaku jika seseorang tersebut wafat dalam keadaan membawa keimanan dan keislaman serta dosanya diampuni oleh Allah SWT.

    Upaya Meraih Gelar Syahid

    Muncul apakah pertanyaan apakah jika kita tidak mengalami hal tersebut kita tidak termasuk golongan mati syahid? Tentunya tidak demikian. Berikut ini adalah upaya–upaya yang dapat kita peroleh agar tetap meraih derajat syahid di sisi Allah SWT:

    Saat Bekerja

    Niatkan beribadah dan menjemput rezeki dengan cara yang halal agar memperoleh ridlo dan keberkahan dari Allah SWT. Saat belajar atau mencari ilmu, niatkan karena ingin menambah ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan orang lain.

    Saat Hampir Terjerumus

    Ketika hampir terjerumus terhadap hal–hal yang kurang baik, lawanlah keinginan buruk tersebut dan selalu meminta perlindungan Allah SWT

    Berdakwah Dengan Cara yang Santun dan Bijak

    Dakwah yang paling efektif adalah dakwah dari hati ke hati. Jika masih sulit diterima maka boleh sedikit memberikan kesan tegas agar ajaran agama islam tidak dipandang rendah. Jika masih dapat diusahakan, hindari hal–hal yang dapat menimbulkan kekerasan fisik.

      Senantiasa berhusnudzon kepada Allah SWT, pada hakikatnya Allah SWT tidak akan menyakiti kita sebagai hambanya, ia (Allah SWT) hanya memastikan semuanya akan baik–baik saja namun dengan cara yang terkadang logika kita belum tidak bisa memahaminya dengan cepat.

      Post A Comment

      Leave a Reply

      Your email address will not be published. Required fields are marked *