Perayaan berakhirnya masa pembelajaran setelah satu tahun berlangsung menjadi momen yang lazim diselenggarakan di berbagai lembaga pendidikan formal maupun non formal. Pondok Yatim dan Dhuafa Ar-Raudhoh merupakan salah satu lembaga yang menyelenggarakan momen ini. Ya, istilah yang biasa digunakan yakni Haflah Akhirussanah. Istilah ini berasal dari bahasa arab yaitu Haflah maknanya perayaan/pagelaran sedangkan Akhirussanah maknanya akhir tahun atau semester akhir (hitungan satu tahun). Jadi, Haflah Akhirussanah artinya perayaan hasil belajar setelah satu tahun santri berjuang menyelesaikan proses belajarnya.
Suasana Haflah Akhirussanah
Biasanya, momen ini menghadirkan beberapa suasana hati. Berikut merupakan beberapa penjelasannya:
- Khidmat, suasana ini bersumber dari penampilan yang membawakan kesan sakral dan hening seperti penampilan hymne dan lantunan ayat-ayat suci Al-qur’an.
- Bangga, suasana ini bersumber dari penampilan demonstrasi hafalan Alqur’an, hafalan isi kitab kuning dan sebagainya.
- Terharu, suasana ini bersumber dari penampilan puisi, pesan dan kesan dari santri yang telah menyelesaikan masa belajarnya, dan prakata dari para Pendidik.
Tujuan Kegiatan
Selain suasana yang tercipta, Haflah Akhirussanah pun memiliki beberapa tujuan yaitu:
Implementasi Rasa Syukur Kepada Allah SWT
Limpahan kesehatan, kesempatan mencari ilmu serta keberhasilan dalam menyelesaikan tugas belajar selama satu tahun layak disyukuri. Salah satu washilahnya yaitu momen Haflah Akhirussanah ini.
Bentuk Apresiasi
Berhasilnya menyelesaikan proses pembelajaran serta meraih prestasi akademik merupakan suatu pencapaian yang menghadirkan suasana gembira bagi para santri. Haflah Akhirussanah menjadi momen yang memberikan kesan bagi para santri sehingga menjadi pelengkap kegembiraan yang meliputi perasaannya.
Momen Pelepasan
Setiap akhir tahun, biasanya terdapat jenjang yang sudah selesai masa pembelajarannya. Mereka ada yang melanjutkan ke tahap pendidikan berikutnya atau khidmat kepada orang tuanya. Sebelum menginjak ke tahap–tahap tersebut, di momen Haflah Akhirussanah terdapat simbolis sebagai tanda berakhirnya masa pembelajaran mereka selama di pondok.
Menguatkan Tali Silaturahim
Selain para santri dengan penampilan–penampilannya, Haflah Akhirussanah pun dihadiri oleh para Orang tua santri, para Pengajar di pondok serta warga sekitar yang turut memeriahkan momen tersebut.
Alur Kegiatan
Pembukaan
Pembawa acara mengondisikan Hadirin serta mengawali dengan salam, sapaan hangat serta kalimat bismillahirrahmanirrahim (dilantunkan bersama)
Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an
Dibawakan oleh dua orang santri. Satu orang biasanya melantunkan ayat–ayat suci Al-Qurannya, satu orang membacakan terjemah ayat–ayatnya dan melantunkan sebuah sholawat yang diikuti oleh Hadirin.
Sambutan–sambutan
Sambutan yang pertama dari Ketua Pelaksana Haflah Akhirussanah, menyampaikan laporan singkat tentang persiapan dan penyelenggaraan acara. Kedua, sambutan dari Pimpinan Pondok menyampaikan penghargaan atau apresiasi terhadap terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan selama satu semester (serta momen penutupnya yakni Haflah Akhirussanah), pesan dan harapan kepada seluruh santri. Ketiga, sambutan dari perwakilan Orang tua santri menyampaikan rasa terima kasih terhadap pihak pondok (semua yang terlibat di dalamnya) dan rasa terharu akan perkembangan putra/putrinya setelah berada di pondok.
Prosesi Kelulusan
Hal ini berlaku bagi santri yang telah menyelesaikan jenjang akhir. Satu persatu dipanggil ke atas panggung lalu diserahkan syahadah atau ijazah dan kalung tanda resmi kelulusan. Selain itu, diserahkan pula penghargaan bagi santri dari seluruh jenjang yang memiliki prestasi akademik maupun non akademik.
Penampilan–penampilan
Hasil belajar para santri dikemas dalam beberapa penampilan seperti pidato bilingual, nasyid/hadroh, drama musikal, kabaret, tari islami dan lain–lain.
Do’a dan Penutup
Do’a dipimpin oleh Ketua Pondok atau yang mewakilinya, acara ditutup dengan bacaan hamdalah dan ucapan terima kasih kepada semua yang terlibat oleh Pembawa acara.






