Our Blog

Ar Raudhoh Akhlakul Banin 1

Akhlaqul Banin: Membentuk Akhlaqul Karimah Sejak Usia Dini

Ar Raudhoh Akhlakul Banin 1

Salah satu kitab Akhlaq yang dikaji di pondok yatim & dhuafa Ar-Raudhoh adalah Kitab Akhlaqul Banin. Pengarang kitab ini adalah Syeikh ‘Umar Ibnu Ahmad Baraja yang lahir di kota Surabaya. Tujuan pembelajaran yakni agar para santri mempunyai akhlaqul karimah (Akhlaq yang mulia) yang dapat diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pentingnya Membentuk Akhlaqul Karimah Sejak Usia Dini

Informasi mengenai kebenaran, kebohongan, gaya hidup dan lain – lain pada zaman sekarang sangat mudah ditemukan. Ketika kita ingin mengetahui sesuatu, cukup dengan menggerakkan jari tangan ke layar gadget. Dalam hitungan detik, puluhan bahkan ratusan Informasi akan tersaji. Namun sangat disayangkan apabila kemudahan ini  digunakan untuk menggali hal – hal atau informasi yang tidak bermanfaat. Maka dari itu, membentuk Akhlaqul Karimah sejak usia dini akan mengantarkan anak–anak menjadi pribadi yang bijak dalam menggunakan kecanggihan teknologi. Tidak hanya itu, membentuk Akhlaqul karimah sejak usia dini akan mendidik dan mengarahkan anak-anak sejak kecil akan terasa hasilnya dibandingkan dengan mendidik ketika mereka sudah dewasa. Ibarat pohon yang sudah tua, apabila dahan / rantingnya sudah bengkok akan sulit apabila kita luruskan.

Faktor – faktor Pembentuk Akhlaqul Karimah berdasarkan kitab Akhlaqul Banin

  • Fitrah. Setiap anak, lahir dengan potensi dan kecenderungan dalam bersikap yang mempengaruhi pembentukan akhlaqnya.
  • Tekad. Kehendak atau tekad yang kuat akan mendorong setiap anak untuk berbuat baik dan berlatih memperbaiki akhlaqnya.
  • Pendidikan. Di lembaga formal dan non formal dipelajari pendidikan agama, pendidikan karakter, dan pendidikan moral. Ilmu tersebut memberikan pengetahuan, nilai – nilai, keterampilan dalam membentuk akhlaqul Karimah.
  • Media massa. Televisi, radio, dan platform – platform media sosial membawa pengaruh besar dalam membentuk akhlaq seorang anak. Pengaruh besar tersebut diperoleh dari konten – konten yang diakses.
  • Budaya. Norma – norma yang dianut oleh lingkungan tempat anak – anak bertumbuh sangat mempengaruhi dalam pembentukan perilakunya.

Tahapan–tahapan Membentuk Akhlaqul Karimah Sejak Usia Dini

  • Memahami manfaat Akhlaqul Karimah untuk keberlangsungan hidup di dunia dan akhirat.
  • Member keteladan. Di lingkungan keluarga Anak – anak akan mengamati apa yang dilakukan oleh orang – orang terdekatnya, salah satu contoh adalah orang tuanya. Ia akan menerapkan dalam kehidupannya dan perlahan menjadi karakter yang melekat dalam dirinya. Di lingkungan sekolah, Anak – anak akan menjadikan guru sebagai panutannya. Bagi Anak – anak yang hobi membaca buku, Tokoh dalam buku bacaannya seperti para nabi, ulama, tokoh yang mempunyai akhlak mulia biasanya akan ia teladani.
  • Ajaran Islam menjadi salah satu fondasi utama dalam membentuk Akhlaqul Karimah ( akhlak mulia). Di dalamnya terdapat ajaran untuk berbuat jujur, sopan dan bertanggung jawab.
  • Memotivasi Anak agar mempunyai sifat Empati. Sebagai contoh, dorong atau motivasi anak agar memahami perasaan atau apa yang sedang dialami oleh teman sebayanya dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
  • Mengajarkan kepada Anak agar terbuka terhadap saran, kritik dan mendengarkan nasihat. Saran dan kritik sangat diperlukan untuk membantu proses memperbaiki diri. Nasihat dibutuhkan agar Nasihat dibutuhkan agar anak tidak salah mengambil keputusan atau tindakan.

Manfaat membentuk Akhlaqul Karimah sejak usia dini

Akhlaqul Karimah atau Akhlaq yang mulia mempunyai banyak manfaatnya. Menurut kitab Akhlaqul Banin diantaranya adalah:

  • Meningkatkan rasa percaya diri. Anak yang mempunyai akhlaq mulia akan merasa percaya diri karena ia  yakin bahwa prilaku baik akan membuatnya diterima dan disenangi oleh orang – orang disekitarnya.
  • Memperlancar dalam hubungan sosial. Anak yang mempunyai akhlaq mulia akan mudah berkomunikasi dan bekerja sama dengan teman – temannya.
  • Memperkokoh ketahanan mental. Anak – anak yang mempunyai akhlaq mulia akan tahan terhadap berbagai tekanan dan godaan negatif dari lingkungan pergaulannya.
  • Menemukan ketenangan jiwa. Anak – anak yang mempunyai akhlaq mulia akan cenderung merasa bahagia dan tenang karena ia hidup sesuai dengan ajaran yang diridhai oleh Allah SWT.

Kesimpulan

Penanaman pembelajaran mengenai akhlaqul karimah sudah semestinya dititipkan pada anak sejak usia dini. Selain untuk mempermudah anak dalam pembentukan akhlaknya, tentunya hal ini akan berpengaruh pada perilaku sang anak pada saat dewasa. Pembelajaran mengenai akhlak diharapkan dapat menjadi bekal dalam membentuk pribadi yang sholeh dan berbudi pekerti luhur.

Post A Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *