Pada waktu subuh tepatnya setelah selesai mendirikan sholat subuh, para santri di Pondok Yatim & Dhuafa Ar-Raudhoh melaksanakan berbagai agenda kegiatan. Salah satunya yaitu agenda kuliah subuh. Agenda ini memiliki makna mengkaji ilmu pengetahuan terutama yang mengandung nilai–nilai pengetahuan agama serta diharapkan dapat diamalkan di dalam kehidupan sehari-hari. Agenda ini tidak sekedar menulis dan mendengarkan materi, melainkan sebagai salah satu sarana mendekatkan diri kepada Alloh SWT. Adapun alur kegiatannya yaitu:
Kegiatan Kuliah Subuh Ar-Raudhoh
- Pukul 03.30 para santri mulai bangun dari tidur lelapnya. Lalu mengambil air wudhu dilanjutkan dengan mendirikan sholat sunnah tahajud, berdzikir dan tadarus Al qur’an. Setelah itu melakukan mendirikan sholat subuh berjama’ah. Setelah itu, para santri menuju lokasi yang biasa dipakai untuk pelaksanaan agenda kajian subuh. Mengenakan pakaian yang menutup aurat, membawa peralatan belajar, dan duduk dengan tertib. Merupakan beberapa hal yang menjadi pedoman bagi para santri agar agenda kuliah subuh berjalan dengan lancar, khidmat serta mendapatkan kebermanfaatan dari ilmu–ilmu yang dipelajari.
- Setelah seluruh santri berkumpul, sambil menunggu Asatidz/Asatidzah satu orang santri memimpin do’a. Adapun do’a yang biasa dilantunkannya yaitu: Bismillaahirrohmaanirrohiim, Rodlitu billaahi robbal, wabilislaamidiina wabimuhammadi nabiyya warasulla. Rabbi zidnaa ‘ilmaan warzuqnii fahman birahmatika yaa arhamarraahimiin. Setelah do’a itu selesai dilantunkan, dilanjutkan dengan pembacaan asma’ul husna yang bermakna memuji keagungan dan keindahan nama–nama Allah SWT.
- Setelah berdo’a dan membaca asma’ul Husna, kegiatan dilanjutkan dengan pembukaan serta pemaparan materi dari Asatidz/Asatidzah. Materi–materi yang biasa disampaikan yaitu ilmu fikih, sejarah islam, tauhid, dan lain–lain. Materi yang disampaikan menggunakan metode yang bervariasi seperti ceramah, memberi harakat & terjemah pada kitab kuning, diskusi kelompok serta menggunakan media audio visual seperti film–film inspiratif.
- Setelah itu sesi interaktif berupa diberikannya kesempatan kepada para santri untuk bertanya barangkali ada materi yang belum dipahami. Agar suasananya menjadi lebih cair, pertanyaan tersebut tidak hanya dijawab dan dijelaskan oleh Asatidz/Asatidzah, akan tetapi melibatkan para santri yang tidak melontarkan pertanyaan (sudah memahami materinya) baru kemudian ditegaskan serta disimpulkan oleh Asatidz/Asatidzah.
- Setelah rangkaian kajian materi selesai. Berikutnya yaitu berdo’a bersama memohon kepada Allah SWT agar senantiasa mendapatkan keberkahan serta kebermanfaatan dari agenda kuliah subuh ini.
Manfaat Kegiatan Kuliah Subuh
Setelah mengetahui alur kegiatannya, berikut ini adalah manfaat yang dapat diperoleh dari agenda tersebut:
- Mengoptimalkan kemampuan konsentrasi. Waktu subuh relatif dengan ingatan yang segar bagi santri setelah beristirahat pada malam harinya sehingga informasi atau ilmu pengetahuan yang didengar cukup mudah untuk dicerna. Selain itu, fisik pun masih bugar karena belum melakukan aktivitas yang cukup banyak.
- Membantu mengatur kadar gula darah. Mengisi pikiran di pagi hari dengan hal yang bermanfaat seperti kajian ilmu pengetahuan dapat membantu mengatur kadar gula darah yang berpengaruh terhadap stabilitas emosi, daya ingat serta metabolisme tubuh.
- Menumbuhkan sikap kolaboratif bagi santri, sesi diskusi kelompok, aktif bertanya materi, menjawab pertanyaan yang dilontarkan akan membantu menumbuhkan kerja sama dan menghargai pendapat/sudut pandang yang berbeda. Hal ini identik dengan kolaborasi antar santri.
- Meningkatkan kualitas berpikir kritis. Selain menciptakan suasana kolaborasi antar individu santri, sesi diskusi di dalam agenda kuliah subuh ini mengajak para santri untuk meningkatkan kemampuan menganalisis fenomena yang terjadi di kehidupan sehari-hari lalu dikaitkan dengan materi yang dikaji.






