Ditengah kesibukan aktifitas kita di kehidupan modern ini, terkadang ada hal yang membuat jiwa ini kehilangan arah sehingga kedamaian dan ketenangan kadang terasa semu. Maka dari itu, ajaran agama Islam memberikan sebuah solusi dalam menyikapi problematika tersebut. Solusi tersebut berbentuk sebuah tuntunan yang dikenal dengan nama muroqobah. Nah penasaran apa itu muroqobah? Berikut ini akan dijelaskan mengenai muroqobah berdasarkan kitab Riyadhus Shalihin.
Hadits tentang makna Muroqobah
Dari Abu Dzar bin Jundah dan Abu Abdurrahman Muadz bin Jabal ra., dari Rasulullah SAW, beliau bersabda: “Bertaqwalah kepada Alloh di mana saja kamu berada. Tutuplah keburukan itu dengan amal kebaikan, niscaya kebaikan tadi akan menghapus keburukan dan gaulilah manusia dengan akhlaq yang baik.” ( HR Tirmidzi )
Penjelasan Hadits tentang makna Muroqobah
Hadits di atas menjelaskan tentang sikap menaati perintah, menjauhi larangan serta sikap muroqobah. Sikap ini dimaknai dengan merasa Alloh SWT selalu mengawasi setiap tekad hati, ucapan lisan serta perbuatan anggota tubuh kita. Sehingga dalam akan berpikir dan mempertimbangkan konsekuensi setiap apa yang diperbuat sehingga dapat meminimalisir kesalahan dan dosa. Selain itu, Muroqobah mempunyai beberapa manfaat yaitu:
- Meningkatkan kedekatan terhadap Alloh SWT. Hal ini terjadi karena kita yakin bahwa setiap apa yang diperbuat pasti tidak pernah luput dari pengawasan Alloh SWT.
- Menumbuhkan sikap Taqwa. Seseorang yang didalam jiwanya melekat sifat muroqobah, ia akan selalu berusaha menaati serta menjauhi larangan Allah SWT. Dikenal dengan istilah Taqwa.
- Meningkatkan kuantitas dan kualitas hidup. Dengan sifat muroqobah maka kita akan fokus pada ketaatan dan selalu berusaha memperbanyak amal kebaikan. Sehingga akan membuat hidup ini lebih bermakna dan mempunyai nilai manfaat bagi diri sendiri dan orang lain.
Cara Implementasi
Nah, setelah memahami manfaat dari sifat muroqobah tentunya kita pun harus memahami bagaimana cara mengimplementasikan sifat muroqobah dalam hidup ini. Berikut ini adalah Tahapan pengimplementasian sifat muroqobah berdasarkan kitab Riyadhus Shalihin:
- Mengenal Alloh SWT, hal ini diwujudkan dengan cara mempelajari kitab – kitab agama Islam seperti Al Qur’an, Hadist dan lain – lain sehingga perlahan tapi pasti kita akan memahami kekuasaan dan kebesaran Alloh SWT
- Membayangkan Alloh SWT, hal ini mempunyai makna bahwa Alloh SWT selalu melihat dan memperhatikan setiap apa yang kita perbuat walaupun wujud lahiriyahnya tidak dapat dilihat dengan mata kita
- Merenungi konsekuensi amal perbuatan, sadari bahwa setiap amal perbuatan akan diminta pertanggungjawabannya kelak di hari pembalasan.
- Merasakan kehadiran Alloh SWT, hal ini merupakan puncak dari implementasi sifat muroqobah karena diperlukan keimanan yang tinggi dan kokoh. Rasa ini muncul melalui ketekunan dalam beribadah, memahami makna ayat – ayat suci Al Qur’an serta konsisten dalam beramal Sholeh
Contoh sifat muroqobah dalam kehidupan sehari-hari:
- Saat belajar. Niatkan belajar semata – mata karena mencari ridho Alloh SWT, pelajari materi dengan seksama, dan tidak boleh mencontek saat ujian / evaluasi pembelajaran
- Saat berkendara. Patuhilah peraturan lalu lintas atau menghindari perbuatan yang membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain
- Saat bekerja. Tunaikanlah kewajiban dengan baik, menjaga keharmonisan antar rekan sejawat maupun atasan di tempat bekerja
- Saat sendiri. Tetaplah konsisten beramal sholeh karena pada hakikatnya Alloh SWT selalu mengawasi, malaikat Raqib mencatat amal baik dan malaikat Atid mencatat amal buruk.






