Our Blog

Ar-Raudhoh-Kiat-berbakti

Kiat Berbakti Kepada Orang Tua: Kitab Riyadhus Shalihin

Jika diibaratkan, kasih sayang orang tua ibarat akar yang memberi kekuatan serta nutrisi bagi pohon yang menjulang tinggi. Karir bagus, pendidikan tinggi, rumah tangga bahagia dan kesuksesan lainnya tak pernah luput dari ketulusan do’a mereka untuk anak–anaknya. Lalu, apa yang mesti kita lakukan untuk membalas kebaikan dan kasih sayang mereka? Berikut ini akan di kupas tuntas mengenai kiat berbakti kepada orang tua.

Dalil Berbakti kepada kedua Orang Tua

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali – kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia. Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “ Wahai Tuhanku, kasihanilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil. “ (Al-Isra ayat 23–24)

Penjelasan Dalil Kiat Berbakti Kepada Orang Tua

Kedua ayat di atas berisi tentang perintah Alloh SWT agar kita  senantiasa tunduk patuh kepada-nya serta berbuat baik kepada kedua orang tua. Cara paling sederhana dalam berbuat baik kepada kedua orang tua yakni tidak mengeluarkan suara dengan volume lebih tinggi atau terkesan membentak. Selain itu, berikut ini merupakan langkah–langkah yang dapat kita lakukan sebagai bentuk berbuat baik atau berbakti kepada kedua Orang tua:

Memenuhi Kebutuhan Sehari-hari

Hal ini dilakukan ketika kita sebagai anak sudah mampu bekerja sendiri. Adapun beberapa kebutuhan orang tua yang dipenuhi antara lain menyediakan tempat tinggal (jika memungkinkan), memberi uang untuk biaya makan sehari–hari, biaya pengobatan, biaya listrik, biaya air, dan belanja bulanan. Namun hal–hal tersebut tetap disesuaikan dengan pendapatan yang kita terima, kalaupun belum mampu memenuhi semuanya maka sampaikan kepada orang tua walaupun terkadang orang tua lebih faham dan sungkan.

Membantu Meringankan Pekerjaan Rumah

Biasa dilakukan ketika kita masih tinggal di rumah orang tua. Mencuci baju & piring, menyetrika, memasak, menyapu & pel lantai rumah dan lain–lain adalah contoh pekerjaan rumah yang dapat kita lakukan untuk membantu meringankan beban orang tua.

Memberikan Hadiah

Biasanya dilakukan di hari–hari istimewa seperti hari kelahiran mereka, hari ulang tahun pernikahan mereka, dan hari raya. Jika kita fahami, yang mereka lihat bukan nominal melainkan perhatian yang kita berikan.

Menjaga Nama Baik Keluarga

Hal ini berlaku ketika berada di lingkungan sekolah, pendidikan, masyarakat, dan tempat umum. Penilaian orang lain terkait tutur kata dan perilaku kita sangat berdampak bagi mereka. Maka, berusahalah menjadi orang yang santun, taat pada ajaran agama serta peduli lingkungan luar.

Menjaga Shilaturahim dengan Kerabat dan Sahabat Mereka

kebiasaan ini untuk meminimalisir terjadinya perpecahan antar kerabat serta sahabat orang tua. Jika kelak mereka (orang tua) wafat lebih dulu, maka terus sambungkan shilaturahim dengan kerabat serta sahabat dekatnya.

Senantiasa mendo’akan kebaikan

Hal ini tidak hanya berlaku ketika masih hidup namun juga ketika mereka telah wafat kita diperintahkan untuk tetap mendo’akan.

    Kesimpulan

    Ada ungkapan yang berbunyi “ Seganas–ganasnya harimau, ia tidak akan pernah memakan anaknya”. Maknanya yakni seburuk apapun keadaan orang tua, hati kecilnya tak menginginkan anaknya menderita ataupun mengalami nasib yang sama dengannya. Begitu tulusnya orang tua dalam mencurahkan kasih sayang terhadap anak–anaknya. Jika kita belum memahami hal tersebut, bukan orang tua yang jahat namun pola pikir dan hati nurani kita yang belum mampu meresapinya.

    Post A Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *