Hampir semua orang, dapat dikatakan berminat jika terdapat melodi atau suara yang mengalun dengan indah. Hal ini, terkadang terlepas dari faham atau tidaknya makna dari lantunan suara tersebut. Sebagai seorang muslim, tentunya kita tidak asing lagi dengan istilah ayat suci Al-qur’an. Ya, selain dianjurkan oleh Alloh SWT untuk belajar membacanya, kita pun dianjurkan untuk mendengarkan ketika ayat–ayat suci Al-qur’an dibacakan / dilantunkan. Tentunya baik melantunkan bacaan Qur’an maupun mendengarkan ayat Qur’an dilantunkan sama-sama memiliki nilai ibadah dan mendapat pahala dari Allah SWT.
Hadits tentang Anjuran Mendengarkan Bacaan Qur’an
Dari Ibu Mas’ud r.a, ia berkata: Nabi SAW bersabda kepadaku: “Bacalah Al-Qur’an untukku.” Aku berkata: “ Wahai Rasulullah, aku harus membacakan Al-Qur’an untukmu, padahal kepada engkaulah Al-Qur’an diturunkan?” Beliau bersabda: “ Sesungguhnya aku ingin mendengar Al-Qur’an itu dibaca oleh orang lain.” Maka aku membacakan untuk beliau surat An–Nisaa’ sehingga sampai pada ayat: Fakaifa idzaaji’naa minkulli ummatin bisyahiidin waji’naa bika ‘alaa haaulaa i syahiidaa (maka bagaimana halnya orang kafir nanti, apabila kami mendatangkan seorang saksi dari tiap–tiap umat dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) sebagai saksi atas mereka itu (sebagai umatmu). Kemudian beliau bersabda: “Cukuplah sampai disini.” Aku menoleh kepada beliau, tiba–tiba kedua matanya mencucurkan airmata.” (HR Bukhari dan Muslim).
Penjelasan Hadits
Nabi Muhammad SAW meminta kepada Ibnu Mas’ud agar membacakan ayat–ayat Al-Qur’an karena beliau (Nabi Muhammad SAW) senang mendengarkan lantunan ayat–ayat Al-Qur’an. Surat yang dibacakan oleh Ibnu Mas’ud yakni surat An–Nisaa’ ayat 41. Sebelum ayat tersebut dibacakan, Ibnu Mas’ud merasa heran padahal Al-Qur’an sendiri diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Hal ini memberikan pemahaman bagi kita bahwa mendengarkan bacaan Al-Qur’an akan mendatangkan keutamaan dan manfaat. Apa saja keutamaan dan manfaat tersebut?. Yuk simak penjelasannya di bawah ini:
Memperkuat Keimanan Kepada Allah SWT
Hal ini dapat diperoleh jika kita memahami makna dari ayat Al-Qur’an. Di dalam ayat–ayat Al-Qur’an terkandung makna tentang karunia & kebesaran Allah SWT, kabar gembira bagi orang–orang bertaqwa, peringatan & siksaan bagi orang yang durhaka dan gambaran kehidupan setelah adanya kematian.
Menerangi Qalbu (hati secara maknawi)
Banyak terjadi walaupun belum sepenuhnya memahami makna ayat Al-Qur’an yang dibacakan namun di qalbu kita seperti ada getaran atau timbul suasana tenang. Itu merupakan bukti kemuliaan Al-Qur’an yang memberikan kenikmatan bagi yang melantunkan maupun yang mendengar lantunan nya.
Mendapatkan Rahmat dari Allah SWT
Hal ini selaras dengan firman Allah SWT dalam surat ‘Al Araf ayat 204 yang berbunyi : “ Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, maka dengarkanlah baik–baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat.
Mendapat Syafa’at di Hari Kiamat
Kelak di hari kiamat Al qur’an akan datang menjadi syafa’at atau penolong bagi orang yang membaca, menghafal dan mengamalkan isi kandungan ayatnya. Terkait kehadiran Al-Qur’an (berupa wujud atau apapun itu), Wallohu’alam
Memperoleh Pahala yang Berlipat
Selain membaca ternyata mendengarkannya (bacaan ayat Al-Qur’an) pun menjadi washilah atau jalan kita memperoleh pahala yang berlipat. Menurut beberapa riwayat dikatakan bahwa satu huruf Al-Qur’an yang didengarkan, maka balasannya sepuluh pahala/kebaikan. Untuk perolehannya dapat berupa kebahagiaan atau kenikmatan di dunia, jika tidak demikian kita akan memperolehnya di alam akhirat kelak.






