Para santri Pondok Yatim & Dhuafa Ar-Raudhoh melaksanakan pembelajaran di sekolah pada hari Senin hingga Jum’at layaknya anak–anak pada umumnya. Di akhir pekan ini, para santri mengikuti agenda yang berkolaborasi dengan para mahasiswa universitas Telkom bandung. Adapun tema yang diambilnya yakni Satu Ruang banyak Cerita. Ya, agenda ini dimulai pukul 08.00–11.00 bertempat di Aula utama Pondok Yatim & Dhuafa Ar-Raudhoh dan diikuti oleh seluruh santri. Berikut ini adalah penjelasan mengenai alur kegiatannya:
Satu Ruang Banyak Cerita
Kegiatan ini digagas oleh para mahasiswa universitas Telkom Bandung. Tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat dan memiliki nilai kebaikan. Kegiatan berlangsung lancar dan meriah, tentunya menjadi salah satu sarana refreshing bagi para santri Ar-Raudhoh. Adapun beberapa rangkaian kegiatan yang berlangsung diantaranya:
Pembukaan
Acara diawali dengan pelafalan do’a agar agenda berjalan dengan lancar serta mendapat ridho Allah SWT. Dipimpin oleh pembawa acara dan diikuti langsung oleh seluruh peserta kegiatan.
Penyampaian Materi tentang Cita–cita Profesi
Diawali dengan pemaparan pentingnya memiliki keberanian memiliki cita–cita dan cara menggapainya, serta memberi pemahaman bahwa cita–cita yang para santri tentukan semestinya selaras dengan tuntunan ajaran agama agar kemaslahatan dan ridho Allah SWT dapat diraih. Setelah itu pemaparan aneka cita–cita profesi. Diantaranya: Dokter, tugasnya menjadi perantara orang sembuh dari sakitnya. Guru, tugasnya mentransfer ilmu pengetahuan, Aparatur Pemerintah: menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Arsitek/Insinyur: merancang struktur aneka bangunan, Jurnalis: menyebarkan luaskan kebaikan melalui tulisannya, Petani/Peternak: mengelola bahan pangan berupa protein nabati dan hewani, dan sebagainya. Pemaparan berikutnya yakni langkah–langkah menggapai cita–cita yaitu: Belajar dari materi dan pengalaman, berdo’a agar diberi kemudahan dalam berikhtiarnya, mempunyai prilaku jujur dan disiplin, tidak boleh takut jika mengalami kegagalan.
Pembacaan Cita-cita Setiap Santri
Para santrinya maju ke arah podium satu persatu, setelah berada di podium para santrinya membacakan cita–citanya agar menjadi motivasi bagi santri lainnya dan saling memberi dukungan satu sama lain.
Permainan Tebak profesi
Para santri dibagi kelompok setelah itu perwakilan anggotanya maju ke arah podium memperagakan gerakan kemudian di tebak oleh santri yang lainnya. Sesi ini sekaligus sebagai ice breaking untuk tetap menjaga fokus peserta kegiatan.
Membuat Pohon Harapan
Para santri di kelompokkan dan diintruksikan mengisi kertas karton kosong dengan harapan dan cita–cita para santri serta dihias sekreatif mungkin agar tampilannya cantik dan menarik. Adapun alat dan bahan yang diperlukan yakni kertas karton kosong, alat mewarnai crayon/spidol, lem untuk merekatkan hasilnya ke papan kosong yang telah disediakan.
Membuat Karya dari Clay
Sejenis media yang bisa dibuat aneka bentuk karya bertekstur padat dan lembut biasa disebut clay. Ya, warnanya bermacam-macam dan pada agenda ini media tersebut dieksekusi para santri agar menjadi karya yang menakjubkan. Tidak lupa, karya terbaik mendapat apresiasi dari kakak–kakak mahasiswanya.
Mempresentasikan Karya dari Clay
Para santri memaparkan hasil karyanya yakni tema yang dipilih oleh masing–masing. Ada yang aneka kartun, aneka binatang, aneka bunga dan lain–lain.
Permainan Estafet Bola menggunakan Kertas
Setiap santri menggilir kertas yang dibentuk bola dan diiringi musik. Santri yang memegang bola kertas tersebut bertepatan dengan musiknya berhenti mendapat hukuman kecil yang sifatnya menghibur.
Makan siang
Kegiatan yang dilalui cukup menguras tenaga dan pikiran namun menyenangkan hati. Agenda berikutnya yakni makan siang bersama, semua yang terlibat melaksanakannya dengan tertib dan menikmati hidangan dengan penuh rasa syukur.
Dokumentasi dan Penutupan
Agenda tersebut cukup berkesan sehingga diabadikan melalui lensa kamera agar kelak dapat dilihat dan menjadi momen yang dapat dikenang . Acara ditutup oleh pembawa acara, semua yang terlibat merapikan serta meninggalkan area kegiatan dengan tertib.






