Our Blog

Ar-Raudhoh-Adab-Saat-Duduk

Adab Saat Duduk: Kitab Akhlaqul Banin

Islam adalah agama yang mengatur segala aspek kehidupan umatnya agar memberi kenyamanan dan menjadi nilai ibadah di sisi Allah SWT. Salah satu aspek yang diatur dalam Islam adalah tata cara atau adab pada saat duduk. Berikut ini adalah penjelasannya berdasarkan kitab Akhlaqul Banain :

Mencari tempat duduk yang bersih dan suci

Tujuannya agar pakaian dan anggota tubuh kita terjaga kesuciannya dan ketika akan melaksanakan sholat tidak perlu repot bersuci kembali. Selain itu, tempat duduk yang bersih dan suci akan menghindarkan kita dari penyakit.

Tidak menyuruh orang lain berdiri

Hal ini berlaku jika kita tidak kebagian tempat duduk, tidak disarankan merebut tempat duduk orang lain dengan cara meminta ia berdiri dari tempat duduknya. Terkecuali apabila kita termasuk orang yang harus diprioritaskan.

Tidak duduk di antara dua orang

Hal ini harus dihindari agar tetap menjaga kenyamanan dua orang yang duduknya berdekatan. Duduk di antara dua orang diperbolehkan apabila meminta izin terlebih dahulu dan kondisinya masih ada tempat atau celah yang kosong di antara dua orang tersebut.

Duduk dengan sopan

Hal ini diwujudkan dengan tidak menjulurkan kaki ke depan ( kecuali meminta izin terhadap orang yang berada di dekat / sekitar kita), tidak menggoyang – goyangkan kaki, dan tidak bersandar yang membuat orang lain merasa tidak nyaman.

Duduk dengan tenang

Hal ini diwujudkan dengan tidak berbicara sangat keras, menguap dengan mengeluarkan suara keras, dan bersin dengan menutup mulut.

Manfaat adab saat duduk

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai adab pada saat duduk. Disadari atau tidak, duduk sesuai dengan tuntunan Islam mempunyai beberapa nilai manfaat. Apa saja kah manfaatnya? Berikut ini adalah penjelasannya:

Sebagai sarana mendekatkan diri kepada Alloh SWT

Hal ini dikarenakan duduk yang benar merupakan salah satu bentuk ketaatan kepada Alloh SWT. Selain itu, dapat mengundang ridhoNYA.

Menciptakan suasana yang nyaman

Menciptakan suasana nyaman baik kepada orang tua, guru, teman sebaya dan orang lain yang lebih tua. Selain itu, dapat menghadirkan citra yang positif di mata orang lain

Meningkatkan ketenangan jiwa

Duduk yang sopan dan tenang akan membuat kita lebih fokus dan meningkatnya kualitas berpikir serta berkomunikasi.

Setelah mengetahui beberapa manfaat adab pada saat duduk, perlahan tapi pasti kita akan termotivasi untuk mempraktikkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penasaran harus seperti apa agar kita mampu dan terbiasa menerapkannya? Yuk simak, berikut ini adalah langkah – langkah yang bisa kita mulai agar menjadi umat yang selalu menerapkan adab pada saat duduk :

  1. Pada saat hendak duduk, perhatikan posisi tubuh. Seperti halnya duduk dengan tegak agar tetap menjaga keseimbangan dan kesehatan tulang belakang kita
  2. Menyapa dengan hormat kepada orang yang berada di dekat atau sekitar kita. Kalimat yang diucapkan bisa : “ Assalamu’alaikum, Selamat Pagi/siang/sore/malam atau ucapan lain yang menunjukkan kalimat sapaan
  3. Terapkan adab pada saat duduk sesuai situasi dan kondisi. Seperti contoh ketika duduk di majlis ilmu dan tidak disediakan kursi, maka yang kita lakukan adalah duduk dengan posisi kedua kaki ditekuk dan disilangkan dengan telapak kaki menempel di paha. Ketika duduk bersantai dengan teman sebaya, maka yang kita lakukan adalah duduk dengan posisi kedua kaki ditekuk lalu diangkat keatas dan telapak kaki menempel di dubur. Pada saat bersantai di rumah atau menonton televisi sendirian, duduklah dengan posisi kedua kaki di selonjorkan ke depan. Pada saat berada di acara formal ( disediakan kursi ), duduklah dengan posisi punggung tegak dan kedua kaki menjejak ke lantai.

Post A Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *