Our Blog

Ar-Raudhoh-Berlomba-Urusan-Akhirat

Berlomba dalam Urusan Akhirat: Kitab Riyadhus Shalihin

Setiap detik yang kita lalui di kehidupan dunia merupakan lembaran baru menuju lembar terakhir yakni batas waktu atau ajal. Hampir setiap muslim menginginkan kehidupan yang sejahtera di alam akhirat nanti. Ya, alam akhirat merupakan alam terakhir yang kita tempati setelah menempuh rangkaian kehidupan di alam–alam sebelumnya. Alam dunia merupakan satu–satunya tempat yang memberi kesempatan kepada kita untuk berlomba kebaikan dan memperbanyak sesuatu atau amalan yang memberikan berkah. Tentunya sebagai seorang muslim sudah senantiasa kita menyiapkan diri dalam berlomba dalam urusan akhirat. Bukan berarti bersaing dengan yang lain, namun “berlomba” disini bermaksud untuk memperbanyak amalan ibadah kita kepada Allah SWT.

Hadits tentang Berlomba Urusan Akhirat dan Memperbanyak Sesuatu yang Memberikan Berkah

Dari Sahal bin Sa’ad ra , ia berkata: Rasulullah SAW pernah diberi minuman lalu beliau meminumnya dan di sebelah kanannya ada seorang anak, sedang di sebelah kirinya ada beberapa orang tua. Lalu beliau bersabda kepada anak itu: “ Bolehkah aku memberikan minuman ini kepada orang–orang tua itu?” Anak muda itu menjawab: Tidak, ya Rasulullah, sungguh aku tidak akan memberikan bagianku kepada siapa pun. Selanjutnya Rasulullah SAW meletakkan minuman itu di tangan anak tadi. ( HR Bukhari dan Muslim ).

Penjelasan Hadits

Hadits tersebut menjelaskan kita bahwa setiap apa yang kita perbuat akan ada pertanggungjawaban dan balasannya, selain itu poin pentingnya yaitu perbanyak berlomba–lomba mengerjakan amal saleh sebagai bekal nanti di akhirat. Tidak disarankan terlalu khawatir milik kita (sebagai contoh harta) akan habis jika diberikan sebagian kepada orang lain. Karena di mata Allah SWT, hal tersebut bernilai investasi akhirat.

Memperoleh Keberkahan dengan Perilaku dan Perbuatan

Selain itu, dalam kehidupan di dunia ini terdapat sesuatu yang apabila kita banyak melakukannya akan mendatangkan keberkahan. Simaklah penjelasan di bawah ini:

Mengajarkan Ilmu Kepada Orang Lain

Keberadaan ilmu yang ada di alam dunia ini tentunya beragam. Tak ada satu manusia pun yang tak menguasai ilmu. Hal ini berkaitan dengan keunikan pribadi manusia itu sendiri, maknanya yaitu setiap orang pasti memahami satu atau bahkan beberapa ilmu. Sehingga tidak mustahil jika ia mengajarkan atau mentransfer ilmu tersebut kepada orang lain yang belum menguasai. Berkah yang didapatkan yaitu semakin banyak orang lain faham dan kita memperoleh kebaikan yang relatif.

Menolong Orang Lain dalam Kesulitan

Hal ini tidak hanya meringankan beban orang yang di tolong, akan tetapi berkahnya yaitu mendatangkan pertolongan yang jauh lebih baik kepada si penolong jika suatu hari nanti ia berada dalam kesulitan.

Menafkahi Keluarga

Peran ini dominan kepada laki–laki sebagai kepala keluarga walaupun tidak menutup kemungkinan di perankan pula oleh seorang perempuan karena naluri atau kondisi tertentu. Berkah yang didapatkan meningkatkan keharmonisan keluarga serta mengurangi beban ekonomi yang menghimpit.

Infaq

Maknanya yakni menyerahkan sebagian harta benda yang kita miliki kepada orang yang lebih membutuhkan. Berkah yang diperoleh yakni meringankan beban si penerima, mempererat tali silaturahmi serta harta benda yang kita keluarkan/serahkan mendapat ganti yang lebih baik dan meningkatkan esensi syukur.

Wakaf

Dapat dimaknai dengan menahan harta benda (lebih spesifik ke fasilitas) untuk kepentingan umat. Biasanya berupa tanah, bangunan atau fasilitas yang lainnya. Adapun berkah yang didapatkan yakni bernilai pahala jariyah. Pahala jariyah ini konsisten mengalir selama harta benda tersebut digunakan untuk kepentingan umat.

    Penutup

    Berlomba dalam urusan akhirat dan memperbanyak sesuatu yang memberikan berkah merupakan dua hal yang berfungsi mendatangkan kebaikan. Poin pertama dapat kita petik buahnya di keabadian nanti sedangkan poin kedua Alloh SWT segerakan balasannya di alam dunia ini. Semoga kita termasuk hamba yang senantiasa mengikhtiarkan dua hal tersebut. Aamiin.

    Post A Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *