Pada umumnya, umat muslim merasa gembira pada saat datangnya bulan suci ramadhan. Aneka kegiatan dijadikan momentum sebagai wujud dari rasa gembira tersebut. Pada hakikatnya, ajaran agama islam tidak melarang hal tersebut sebatas tidak melanggar tuntunan yang berlaku. Tahun ini, Pondok Yatim dan Dhuafa Ar Raudhoh menyelenggarakan camping dan tadabur alam dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Berlokasi di salah satu gunung yang biasa dijadikan tempat berkemah (camping) dengan suasana cukup sejuk. Tentunya menambah suasana syahdu dan menciptakan suasana hangat bagi para santri dan para pengurus pondok.
Tujuan Camping dan Tadabur Alam
Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan yang selaras dengan program pondok. Adapun bertujuan untuk menambah kekompakkan, rasa kekeluargaan, rasa kebersamaan satu sama lain antar santri. Walaupun dalam praktik pelaksanaannya santri ikhwan dan akhwat dipisah area camping nya. Namun tentu saja dalam hal kebersamaan akan tetap terikat satu sama lain. Beberapa kegiatan pun senantiasa dapat menjadi penyegar sekaligus refreshing bagi santri agar kembali fit baik secara fisik dan batin untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Tentunya momen ini menjadi suntikan moral sehingga santri lebih bersemangat dalam mencari ilmu maupun memanfaatkan setiap momentum ibadah kepada Allah SWT.
Uraian Kegiatan Hari pertama
Kegiatan ini diawali dengan menyusun rencana kegiatan, mempersiapkan segala sesuatu seperti peralatan, bahan makanan dan lain–lain yang dibutuhkan selama kegiatan berlangsung. Setelah itu pada pagi hari yang telah ditentukan, para santri dan pengurusnya berangkat menuju lokasi kegiatan. Setelah tiba kurang lebih pada siang hari semua yang terlibat menempatkan peralatan, bahan makanan dan yang lainnya para santri mengikuti salah satu agenda utama berupa games hiburan yang dibimbing oleh beberapa pengurus. Sedangkan pengurus lainnya, mengolah bahan makanan lalu dibantu para santri setelah agenda games hiburan selesai dilaksanakan.
Setelah itu, para santri dan pengurus menikmati hidangan bersama dan membersihkan tubuh serta bersiap untuk beribadah (sholat ashar). Tak terasa, hari menjelang petang dan akan tiba waktunya adzan magrib. Para santri dan pengurus menempati lokasi yang telah dikondisikan untuk melaksanakan sholat magrib berjama’ah. Agenda berikutnya yaitu tadarus Al qur’an bersama dan menyimak tausiah singkat dengan tema tadabur alam yakni merenungi kebesaran serta keagungan Alloh SWT dalam menciptakan alam semesta beserta seluruh isinya.
Agenda berikutnya yaitu sholat isya berjama’ah. Setelah itu acara penampilan hiburan dan menikmati suasana malam di gunung yang cukup cerah ditemani hidangan ringan sebagai pelengkapnya. Setelah dirasa cukup, para santri dan pengurus pondok beristirahat agar esok hari kembali bugar.
Uraian Kegiatan Hari kedua
Kegiatan diawali dengan bangun tidur, berwudhu lalu sholat Sunnah tahajud dilanjutkan dengan dzikir, sholat subuh berjama’ah dan membaca surat Al waqi’ah secara bersama. Setelah itu mempersiapkan peralatan dan bahan untuk masak yang nantinya dijadikan menu sarapan pagi bersama. Setelah itu, para santri dan pengurus melaksanakan kegiatan olahraga bersama dilanjutkan sarapan pagi bersama dan mandi pagi. Pagi menjelang siang, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian hadiah games hiburan dan penutupan secara lisan kegiatan camping dan tadabur alam ini. Setelah itu para santri dan pengurus berkemas untuk persiapan kembali ke pondok dan pulang dengan armada yang telah disiapkan sebelumnya.
Manfaat Kegiatan Camping dan Tadabur Alam
- Meningkatkan karakter disiplin, kerja sama dalam tim, kemandirian dalam prinsip kegiatan. Terlatihnya ketahanan fisik dan mental akan melekat dalam diri santri yang kelak bermanfaat bagi dirinya dimasa sekarang dan masa yang akan datang.
- Menciptakan rasa cinta pada alam sekitar, Allah SWT menciptakan alam ini dengan begitu sempurna serta dialam terbuka, biasanya segala komponen masih terjaga habitat dan keaslian wujudnya. Berkegiatan seperti ini menjadi latihan bagi para santri untuk tetap menjaga dan mencintai keutuhan alam. Mengambil sesuatu yang ada dialam diperbolehkan selama ada izin dari pengelola lingkungan alam tersebut serta tidak merusak habitat yang ada.
- Mempersiapkan spiritual dalam menyongsong bukan suci ramadhan, berinteraksi dengan alam pada hakikatnya mengenal kekuasaan Allah SWT. Selain itu, menjadi ajang dalam menyemarakkan suasana kedekatan kepada ajaran agama islam sehingga diharapkan terkikisnya suasana hati yang kotor serta siap menyambut dan beribadah dengan maksimal di bulan suci ramadhan.






