Pada umumnya, setiap tempat memiliki daya tarik dan alasan kuat yang membuat seseorang berminat mengunjungi atau bahkan berlama–lama berada di dalamnya. Sebagai seorang muslim, tentunya tidak asing dengan sebuah tempat yang dikenal dengan nama masjid. Selain sebagai salah salah satu simbol ajaran agama islam, ternyata masjid memiliki fakta yang selaras dengan pernyataan di awal. Tentunya perlu dipelajari mengenai keutamaan pergi ke masjid agar menjadi semangat dan motivasi bagi umat muslim.
Hadits tentang Keutamaan Pergi ke Masjid
Dari Jabir ra., ia berkata: Beberapa tempat di sekitar masjid masih kosong, maka Bani Salimah bermaksud untuk pindah di dekat masjid. Berita itu terdengar oleh Nabi SAW., kemudian beliau bersabda kepada mereka: ” Aku mendengar bahwasanya kalian bermaksud untuk pindah di dekat masjid?” Mereka menjawab: “Benar wahai Rasulullah, kami bermaksud demikian.” Beliau bersabda: “Wahai Bani Salimah, tetaplah kamu pada rumahmu, karena bekas – bekas langkahmu itu tercatat sebagai amal kebaikan. ”Mereka menjawab : Kami tidak jadi pindah rumah”. (HR Muslim).
Penjelasan Hadits
Hadits ini menjelaskan tentang keinginan salah satu kaum Anshar di Madinah yang berencana akan memindahkan tempat tinggalnya agar lebih dekat dengan masjid. Hal ini bertujuan untuk mempermudah dan mempercepat akses keberangkatan ke masjid. Terutama saat akan menunaikan sholat berjama’ah dan ibadah–ibadah keagamaan yang lainnya. Hal ini diketahui oleh Rasulullah SAW, lalu beliau bertanya dan memastikan hal tersebut. Setelah itu, Rasulullah SAW menganjurkan Bani Salimah agar mengurungkan niat dan rencana mereka. Beliau menjelaskan bahwa setiap hitungan langkah kaki mereka menuju masjid dicatat sebagai pahala amal kebaikan di sisi Alloh SWT.
Dalam hadits tersebut pun dapat kita maknai bahwa setiap pengorbanan yang kita lakukan dalam beribadah dengan niat semata-mata karena Alloh SWT tidak pernah menjadi hal yang sia–sia. Semakin tinggi tingkat kesulitan suatu ibadah, maka semakin besar pula pahala amal kebaikan yang kita peroleh. Melirik zaman dan pola pikir yang semakin modern, pada akhirnya semua orang memilih untuk bertempat tinggal di kawasan yang jauh dari masjid. Konteks hadits tersebut pada dasarnya menjadi salah satu motivasi agar tetap pergi ke masjid. Walaupun terdapat rintangan yang cukup rumit seperti halnya terhalang jarak yang cukup jauh. Jika tetap merasa kesulitan atau tidak memungkinkan, maka solusi terakhirnya yakni memaksimalkan beribadah di rumah. Salah satu contohnya yakni dengan melaksanakan sholat berjama’ah dengan keluarga.
Sebagai makhluk yang diciptakan dengan segala kelebihan, kekurangan, dan iman yang terkadang naik turun tentunya kita pernah berada di fase kurang yakin atau kurang berminat memenuhi anjuran Rasulullah SAW tersebut. Lantas apa yang mesti kita lakukan?
Tips Agar Konsisten untuk Pergi ke Masjid
Berikut ini adalah beberapa alternatif yang dapat dicoba dan semoga menjadi awal dari niat dan ikhtiar kita agar tetap konsisten:
Niat dan Tujuan yang Jelas
Hal ini sangat berpengaruh terhadap apa yang akan kita lakukan sehingga sebesar apapun rintangannya, maka kita pasti dapat melaluinya. Tanyakan pada diri sendiri, niat dan tujuan pergi ke masjid.
Berkenalan dengan Jema’ah Masjid yang Lainnya
Untuk hal ini bisa menyesuaikan dengan siapa kita berkenalan, porsi komunikasi yang terjalin agar tidak merubah niat dan tujuan kita. Selain itu, jangan sungkan untuk mencari informasi seputar program masjid seperti kajian yang rutin dilaksanakan, program kemanusiaan atau sosial agar menambah semangat berjuang untuk syiar agama islam.
Rajin Bermuhasabah dan Berdzikir Kepada Allah SWT
Masjid merupakan tempat yang identik dengan orang–orang yang beribadah mahdah (langsung kepada Alloh SWT). Maka dari itu, bermuhasabah dan berdzikir akan terasa lebih nikmat jika dilakukan di masjid tentunya dengan pilihan waktu yang tepat agar kedamaian dan ketenangan dapat diperoleh.






