Our Blog

Ar-Raudhoh-Tahajud

Tahajud di Pondok Yatim & Dhuafa Ar-Raudhoh

Shalat tahajud merupakan salah satu amalan shalat yang dilaksanakan utamanya di waktu sepertiga malam terakhir. Shalat tahajud menjadi rutinitas santri di pondok yatim dan dhuafa Ar-Raudhoh. Para santri dibangunkan pukul 04.00 dini hari untuk bersama-sama melaksanakan shalat tahajud di musholla pondok yatim dan dhuafa Ar-Raudhoh. Seluruh santri diwajibkan untuk melaksanakan sebanyak delapan rakaat.

Setelah melaksanakan shalat tahajud dapat disempurnakan amalannya dengan melaksanakan shalat witir. Shalat tahajud merupakan salah satu aturan yang ada di pondok yatim dan dhuafa Ar-Raudhoh. Para santri dibiasakan untuk melaksanakan shalat tahajud sebagai langkah untuk meningkatkan kedisiplinan dan kebiasaan yang baik. Sehingga ketika santri melaksanakan shalat tahajud diiringi dengan penuh kekhusyukan dan rasa syukur kepada Allah SWT.

Shalat tahajud sudah boleh dilaksanakan setelah salat isya atau di sepertiga malam awal hingga sebelum salat subuh atau sepertiga malam terakhir. Namun waktu yang paling utama untuk melaksanakan shalat tahajud ialah pada sepertiga malam terakhir. Kebiasaan melaksanakan shalat tahajud akan memberikan banyak keutamaan dan manfaat bagi kehidupan seseorang.

Secara umum, tata cara pelaksanaan shalat tahajud tidak jauh berbeda dengan shalat sunnah pada umumnya. Adapun untuk jumlah rakaatnya, dikerjakan maksimal sebanyak 8 rakaat. Berikut keutamaan shalat tahajud yang perlu kita ketahui:

  • Kedudukan Terpuji

    Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Isra ayat 79:

    وَمِنَ ٱلَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِۦ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰٓ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

    “Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al Israa’: 79)

    • Kunci Masuk Surga

    Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

    “Wahai manusia, sebarkanlah salam, berilah makan (orang-orang yang membutuhkan), sambungkanlah silaturahmi, dan salatlah pada malam hari ketika orang lain sedang tidur; niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah)

    • Diganjar Pahala Berlimpah

    Dalam surat Ali Imran ayat 113-115, Allah SWT berfirman:

    “Mereka itu tidak sama. Di antara ahli Kitab itu ada golongan yang berlaku lurus, mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu pada malam hari. Sedang mereka juga bersujud (sembahyang). Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka menyuruh kepada yang maruf dan mencegah dari yang munkar serta bersegera kepada (mengerjakan) berbagai kebajikan. Mereka itu termasuk orang-orang yang shaleh. Dan apa saja kebajikan yang mereka kerjakan, maka sekali-kali mereka tidak dihalangi (menerima pahala)-Nya; dan Allah Maha Mengetahui orang-orang yang bertakwa,” (QS Ali Imran: 113-115)

    • Mendapat Kebaikan Sekaligus Ampunan dari Allah SWT

    Kaum muslimin yang mengerjakan shalat tahajud akan memperoleh kebaikan, rahmat, dan ampunan dari Allah SWT, sebagaimana firman-Nya dalam surat Az-Zariyat ayat 15-18:

    “Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam taman-taman (surga) dan mata air-mata air. Sambil menerima segala pemberian Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat kebaikan. Di dunia mereka sedikit sekali tidur diwaktu malam,” (QS Az Zariyat: 15-18).

    Post A Comment

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *