Tak terasa, negara Indonesia genap berusia 81 tahun. Ya, 17 Agustus menjadi hari sekaligus momentum bersejarah bagi warga negara Indonesia. Berbagai agenda dalam rangka memeriahkan peringatan kemerdekaan ini diselenggarakan oleh hampir seluruh lapisan masyarakat. Upacara bendera, karnaval, lomba–lomba bernuansa hiburan dan sebagainya. Tahun ini, Pondok Yatim & Dhuafa Ar-Raudhoh menyelenggarakan perlombaan yang diikuti oleh seluruh santri. Kegiatan ini berlangsung selama 2 hari bertempat di pondok cicalengka. Adapun kegiatan ini bertema peringatan HUT RI 81.
Tujuan Perlombaan HUT RI 81
Pondok yatim & dhuafa Ar-Raudhoh melaksanakan perlombaan dengan tujuan sebagai media pembelajaran, introspeksi, dan hiburan. Banyak nilai yang bisa dipetik dalam pelaksanaan lomba-lomba kemerdekaan. Tentunya sebagai media pembelajaran mengajarkan santri untuk bisa belajar dari peristiwa-peristiwa bersejarah. Memahami apa bentuk perjuangan, pantang menyerah, bekerja sama, berkorban untuk satu sama lain, bersatu untuk satu kesatuan yang sama dan lebih banyak lagi. Pembelajaran ini akan sangat berarti dalam membangun nilai-nilai kebaikan dalam diri santri. Membiasakan santri untuk dalam mengambil nilai yang baik dari setiap peristiwa yang bersejarah. Selain sebagai media pembelajaran, perlombaan ini menjadi sarana introspeksi untuk terus memperbaiki diri para santri demi menjadi pribadi yang lebih baik. Tak lupa juga untuk menjadikan setiap individu menjadi bermanfaat bagi diri sendiri, agama, dan nusa bangsa.
Disisi lain, kegiatan ini tentunya menjadi hiburan dan refreshing bagi para santri dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Harapannya adalah adanya peningkatan baik dari segi moril maupun akademik dari para santri. Tentunya agar aktivitas ini bukan hanya menghibur namun juga memiliki nilai yang bisa dipetik untuk kehidupan para santri.
Perlombaan yang Dilaksanakan
Adapun lomba- lomba yang diselenggarakan yaitu:
Lomba Memasukkan Sedotan Kedalam Botol
Pesertanya bersifat individu dan diambil 1 hingga 3 juara. Adapun tata cara lombanya setiap peserta mengambil sedotan satu buah lalu diletakkan di bawah hidung dan di jepit oleh bibir bagian atas agar tidak terjatuh. Setelah itu peserta berlari dan memasukkan sedotan tersebut kedalam botol kaca yang telah disiapkan. Peserta dengan jumlah sedotan terbanyak masuk ke dalam botol, itulah pemenangnya.
Lomba Tebak Warna Kaus Kaki
Perlombaan ini pun masih bersifat individu. Setiap peserta berlawanan dua orang. Setiap individu dipasangkan kaus kaki di kedua tangan dan kakinya dengan warna yang berbeda. Begitu pula dengan lawan mainnya. Setelah itu mata si peserta di tutup kain dan tiap peserta diminta menunjukkan warna kaus kaki yang disebutkan secara acak oleh panitia. Pemenang lomba ini yakni peserta yang tidak melakukan kesalahan saat menunjukkan warna kaus kaki yang dipakainya.
Lomba Pasukan Baris-berbaris
Lomba ini bersifat individu. Tata caranya yaitu setiap peserta berbaris lalu matanya ditutup kain dan menggerakkan anggota tubuhnya sesuai instruksi panitia. Adapun instruksinya yaitu komponen–komponen dalam Pasukan baris berbaris seperti intruksi tangan posisi hormat, jalan di tempat dan sebagainya. Pemenang lomba ini yakni peserta yang tidak melakukan kesalahan pada saat menjalankan intruksi.
Lomba Langkah Zig–Zag
Lomba ini bersifat individu. Setiap peserta tutup matanya lalu melangkahkan kaki ke depan dengan rute zig–zag . Tak hanya itu, tali dengan ukuran sedang dibentangkan secara horizontal. Peserta yang menjadi juara yakni peserta yang tidak menginjak tali tersebut pada saat perlombaan berlangsung.
Lomba Mencari Lawan
Teknis perlombaan ini yakni setiap dua orang individu bermain. Satu orang peserta memakai tutup mata saja lalu diintruksikan menangkap lawan mainnya . Si lawan main ini ditutup matanya dan di beri alat berupa tongkat dan piring stainless steel yang dibunyikan untuk memancing lawan mainnya agar menghampiri dan menangkapnya. Pemenang lomba ini yakni peserta yang membawa alat jika ia tidak berhasil ditangkap, ada kemungkinan pula lawan mainnya jika ia berhasil menangkap (pembawa alat).
Lomba Memindahkan Air
Lomba ini bersifat kelompok. Setiap kelompok berpegangan tangan lalu membawa gelas plastik dengan cara dijepit oleh gigi bagian depan atas dan bawah. Setelah itu setiap anggota mengisi gelas plastik tersebut dengan air yang telah disediakan lalu memindahkannya kedalam ember kosong. Kelompok yang menjadi juara yakni mereka yang memindahkan air dengan volume terbanyak.
Lomba Estafet Gelas Plastik
Lomba ini bersifat kelompok. Setiap kelompok membuat baris vertikal lalu memindahkan gelas plastik tersebut dari baris terdepan hingga baris paling belakang dengan bantuan balon yang di tiup pada saat akan mengambil gelas plastik tersebut. Pemenangya yaitu kelompok dengan jumlah gelas plastik terbanyak.
Demikianlah kemeriahan Perlombaan di Pondok Yatim dan Dhuafa Ar-Raudhoh. Semoga negara Indonesia ini menjadi lebih makmur dan rakyatnya sejahtera. Sampai jumpa di agenda perlombaan dalam rangka memperingati HUT RI tahun berikutnya ya!.






