Our Blog

Ar-Raudhoh-Pesantren-Liburan

Pesantren Liburan Tahun Ajaran 2025/2026

Dua pekan yang telah berlalu, Para santri Pondok Yatim & Dhuafa Ar–Raudhoh menikmati rehat sejenak dari rutinitas belajar. Namun, waktu tersebut tetap diisi dengan kegiatan yang bermanfaat. Ya, tahun ini pihak pondok menyelenggarakan kegiatan Pesantren Liburan yang bernuansa Edukatif dan gembira.

Pesantren Liburan sebagai Sarana Edukatif & Refreshing Santri

Program ini adalah salah satu terusan dari program pembinaan dan pengembangan karakter dan sikap para santri. Tentunya memanfaatkan waktu libur sekolah, pelaksanaan program ini memberikan angin segar kepada para santri untuk bisa refreshing dan rehat sejenak dari kegiatan selama proses pembelajaran. Tak lupa dengan pelaksanaan kegiatan ini tetap menjadi pengasah fokus agar tetap bisa melaksanakan kegiatan belajar dengan baik. Konsep pelaksanaan program ini sekilas hampir mirip dengan kegiatan pesantren kilat ramadhan. Yakni melaksanakan proses belajar mengajar dengan santai tetapi tetap fokus kepada pengembangan santri. Tentunya ada perlombaan dan reward yang diberikan di akhir kegiatan pesantren sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan bagi santri yang sudah melaksanakan kegiatan dengan baik.

Tujuan Pesantren Liburan

Adapun beberapa tujuannya yaitu:

  1. Menjaga kebiasaan baik bagi santri, Libur kegiatan belajar mengajar tidak menjadikan kebiasaan baik para santri yang selama ini dibina sirna begitu saja. Tetapi tetap berjalan namun agendanya dikemas tidak membosankan.
  2. Mengisi liburan dengan kegiatan yang produktif dan menyenangkan, bagi sebagian orang liburan tidak harus diisi dengan hal–hal yang tidak sederhana. Rehat sejenak namun tetap berkegiatan yang menghadirkan suasana hati bahagia pun menjadi salah satu pilihan yang diambil.
  3. Tetap siap sedia saat KBM normal dilaksanakan, tetap berkegiatan dalam mengisi hari-hari menjadi salah satu ikhtiar agar santri tidak merasa terkejut dan malas saat KBM normal kembali berlangsung.

Alur Pelaksanaan Kegiatan

Setelah mengetahui beberapa tujuan kegiatan Pesantren Liburan, berikut ini merupakan alur kegiatannya:

Subuh menuju Dzuhur

Santri sudah bangun dari tidur lelapnya pada pukul empat dini hari, setelah itu mengambil air wudhu lalu menuju masjid untuk mendirikan sholat Sunnah tahajud dan berdzikir hingga menjelang adzan shubuh.

Setelah adzan shubuh berkumandang, para santri mendirikan sholat subuh berjama’ah lalu dilanjutkan dengan beristighotsah dilanjutkan sholat sunnah isyroq.

Setelah itu, para santri melaksanakan piket kebersihan bersama, mandi, sholat dhuha lalu bersiap melaksanakan kegiatan pagi sampai pukul setengah sebelas siang. Kegiatan tersebut diisi dengan menyimak story telling dan penayangan film edukatif.

Setelah waktu menunjukkan pukul setengah sebelas siang, para santri diintruksikan beristirahat sejenak hingga menjelang adzan solat dhuhur.

Memasuki waktu dzuhur, para santri telah berkumpul di mesjid untuk mendirikan sholat dhuhur berjama’ah dan bertadarus Al Qur’an. Setelah itu, para santri diintruksikan untuk melaksanakan piket pribadi seperti membersihkan dan merapikan pakaian.

Dzuhur menuju Maghrib

Menjelang sholat asar, para santri diintruksikan telah berkumpul di mesjid untuk persiapan sholat ashar berjama’ah.  Setelah itu, para santri menghafal bacaan ringan. Target tahun ini yakni bacaan tahlil dan do’a–do’a setelah selesai sholat sunnah. Kegiatan ini berakhir hingga pukul lima sore (setelah selesai bersih–bersih pribadi).

Tepat pukul lima sore, para santri melaksanakan makan sore bersama dengan tertib di tempat yang telah tersedia. Alat makan dibersihkan dan dirapikan oleh tiap santri agar rasa cinta kebersihan dan tanggung jawab tertanam. Khidmat dan tenang adalah dua suasana yang diharapkan dalam rangkaian kegiatan ini.

Maghrib menuju Istirahat

Menjelang adzan magrib, para santri diintruksikan telah berkumpul di mushola untuk mendirikan sholat magrib berjama’ah. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan pembacaan wirid yang bernama wirdhul Al Lathif yang disusun oleh salah satu imam besar yang  bernama Al– Imam Al– Habib Abdullah bin ‘Alawi  Al Haddad. Agenda ini berlangsung hingga menjelang sholat isya.

Tepat adzan isya, para santri mendirikan solat isya berjama’ah lalu dilanjutkan dengan tadarus bersama. Setelah itu, para santri diintruksikan beristirahat tidur malam agar kondisi fisik dan hati tetap bugar. Biasanya, anak–anak diintruksikan telah tidur malam pada pukul sembilan malam.

Kegiatan ini berlangsung selama kurang lebih dua pekan. Agenda sekaligus penutup rangkaiannya yakni pelaksanaan berkemah serta tadabur alam selama sehari semalam.

Post A Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *